Neymar Tak Akan Merubah Gaya Main

David de Gea ingin berlibur dulu
May 31, 2015

Neymar Tak Akan Merubah Gaya Main

Ada sebuah insiden pada final Copa del Rey pada hari Sabtu (30/6/2015) yang mempertandingkan kesebelasan Barcelona FC dengan Athletic Bilbao. Beberapa menit sebelum waktu normal berakhir, bintang Barcelona asal Brazil, Neymar, mencoba melewati hadangan seorang pemain bertahan Bilbao, Unai Bustinza, dengan sebuah trik yang dianggap tidak menghargai lawan, yaitu dengan melambungkan bola melewati kepala lawan.

Pertandingan tersebut memang berakhir untuk kemenangan Barcelona dengan skor akhir 3-1. Trofi itu merupakan trofi kedua Barcelona musim ini setelah sebelumnya mereka mendapatkan trofi La Liga sebagai trofi pertamanya. Messi menjadi pencetak gol pertama pada laga tersebut, Neymar mencetak gol kedua, dan Messi kembali mencetak gol sebelum akhirnya diperkecil oleh tandukan Williams. Namun tetap saja ulah Neymar di penghujung laga tersebut mendapat kritikan keras dari berbagai pihak.

Neymar Tak Akan Merubah Gaya MainLalu, bagaimana Neymar menghadapi kritikan tersebut? Ternyata Neymar menganggap hal tersebut sebagai hal yang biasa saja dan tidak ada yang salah dalam trik yang dilakukannya tersebut. “ini adalah sepak bola dan dalam sepak bola hal-hal seperti ini bisa terjadi dan tidak ada peraturan yang melarang hal tersebut.” Ujar Neymar kepada ESPNFC

Menurut kapten Bilbao, Andoni Iraola, hal yang dilakukan Neymar bukanlah hal elegan dan sportif, dan seharusnya Neymar mencontoh perilaku teladan yang baik dari senior-seniornya yang ada di Barcelona seperti Suarez dan Messi.

Namun Neymar tetap bersikukuh dirinya tidak salah. “Itulah gaya saya dan saya sudah memainkan gaya tersebut sejak pertama kali saya bermain bola. Saya tidak akan pernah mengubah gaya saya hanya karena ucapan dari pemain lain.”

Sebenarnya hal tersebut bukan hal baru, Luis Nani juga pernah melakukan juggling bola dengan kepala saat Manchester United bersua dengan Arsenal di piala FA 16 Februari 2008. Hal tersebut pada akhirnya mendapat kecaman keras dari pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Dia menilai sebenarnya Nani tampil luar biasa hari itu, namun dia menjadi tidak respect karena ulah Nani yang melakukan juggling dengan kepala sebanyak 4 kali. Dan ternyata Sir Alex Ferguson pun setuju dengan Wenger

Namun Nani dengan bijaksana menerima kritikan tersebut dan mengakui kesalahannya di media. “Di Portugal, saya sering melakukan aksi tersebut. Sebab, tujuannya hanya untuk menghibur belaka. Bukan untuk melecehkan para pemain lawan. Saya seorang pemain profesional yang selalu respek dengan tim lain. Tapi, sekarang saya baru menyadari bahwasanya apa yang saya lakukan itu mungkin kelihatannya buruk (di mata pemain lawan),” imbuhnya.

Comments are closed.