blog counter

Balapan Dan Olah Raga

thomas mueller
“The Unsung Hero” Dari Tanah Jerman: Thomas Mueller
March 17, 2016
John Terry Memberikan Sinyal Perpisahan Pada Supporter Chelsea
March 19, 2016

Balapan Dan Olah Raga

Agen Judi Bola Online – Terhitung dari tahun 1949, Indonesia belum sekalipun pernah mengadakan balapan Formula 1. Dan faktanya Indonesia belum pernah memiliki pembalap yang turun mengikuti adu balap F1. Oleh sebab itu 2016 ini merupakan sejarah bagi Indonesia karena Rio Haryanto menjadi pembalap Indonesia pertama yang mengikuti kejuaraan F1. Grand Prix Australia akan mulai bergulir pada akhir pekan ini, dimulai dengan sesi latihan, babak kualifikasi dan dilanjutkan dengan balapan resmi. Jadi bagi anda pecinta F1, harap dicatat hari Minggu 20 Maret 2016 adalah hari yang tidak boleh anda lewatkan.

Ajang Formula 1 sudah dianggap sebagai olah raga oleh masyarakat luas. Tentunya hal tersebut memicu kontroversi karena kebanyakan orang pasti berpikir, bagaimana bisa acara adu balap mobil dikategorikan sebagai olah raga. Demikian pula sama halnya dengan olah raga motor (motorsport).

Dalam Bahasa Perancis kuno, olah raga itu sendiri memiliki definisi “untuk bermain”. Bisa juga diartikan sebagai “untuk menyenangkan diri”. Jadi bisa dibilang moto GP ataupun Formula 1 adalah jenis olah raga karena unsur dalam ajang ini adalah sejenis permainan dan tentunya menyenangkan orang yang ikut ambil bagian. Well.. inti dari olah raga itu sendiri adalah proses bermainnya, bukan olahraga yang berdampak langsung pada kesehatan tubuh. Ok, mungkin alasan tersebut belum bisa membuka pikiran anda yang beranggapan balap motor dan mobil bukan masuk ke kategori olahraga. Oleh sebab itu tak ada salahnya kita menelisik dari sudut pandang pengemudinya yang nanti disebut juga sebagai atlet.

Apakah Pembalap Bisa Disebut Atlet?

Mungkin penjelasan ini bisa membuat ajang balapan juga termasuk kategori olah raga. Seorang pembalap jelas membutuhkan stamina, fisik juga mental yang kuat. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Bersinggungan dengan hal tersebut, maka sudah layak jika Formula 1 kita sebut sebagai salah satu cabang olah raga. Latihan dan kerja keras serta persiapan khusus lainnya jelas dibutuhkan seorang pembalap untuk mengarungi arena balapan. Ada kesalahan sedikit saja, hal-hal yang tidak diinginkan bisa saja terjadi, seperti kecelakaan, atau mungkin juga gagal finish karena terjatuh, dan sebagainya. Semua atlet berlatih dengan porsi yang diatas normal, dimana mereka sudah terbiasa mencoba untuk mengerahkan seluruh kemampuan tubuh mereka masing-masing. Itu baru secara fisik, secara mental pembalap juga akan terkuras karena kelelahan, stress ataupun tekanan dari luar.

Ternyata Fisik Pembalap Lebih Baik Dibanding Pesepakbola

Seorang pembalap professional bisa dikatakan memiliki kualitas kebugaran tubuh yang jauh lebih baik dibanding dengan pesepakbola. Walaupun hal tersebut tidak bisa dibuktikan 100 persen secara ilmiah, namun apabila acuannya adalah fisik dan mental, kondisi sang pembalap akan terlihat lebih bugar jika disbanding dengan pesepakbola. Kok bisa? Begini hitungan matematisnya. Para pembalap dalam mengikuti sebuah kejuaraan resmi, rata-rata menghabiskan 1500 kalori. Bandingkan dengan pesepakbola yang Cuma menghabiskan sekitar 750 kalori untuk 1 pertandingan. Otomatis jika dihitung secara kasar, butuh 2 pertandingan bagi seorang pesepakbola untuk menghabiskan jumlah kalori yang sama dengan pembalap yang mengikuti 1 kejuaraan.

Tidak perlu diperdebatkan lagi, biar bagaimanapun balapan juga merupakan bagian dari olah raga yang resmi. Intinya bukan dari mesin otomotifnya, tapi lebih pada kesiapan fisik si pembalap itu sendiri. Karena balapan yang sesungguhnya membutuhkan kekuatan fisik yang super prima.

Comments are closed.